11 Transformasi Fisik Kampus (Pusat) Sebelas Maret

Senin, Maret 11, 2019

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Gerbang depan boulevard UNS

Saya beri tambahan kata “pusat” di dalam kalimat judul, karena yang akan menjadi topik utama di blog post kali ini memang perubahan fisik yang hanya terjadi di kampus pusat Universitas Sebelas Maret (UNS) saja. Untuk kalian yang belum tahu, jadi UNS sendiri memiliki banyak kampus yang tersebar di beberapa titik lokasi. 7 kampus di daerah Solo Raya, serta 1 kampus cabang yang berada di Kabupaten Kebumen.

Yap! Kebumen.
Kalian enggak salah baca.

Biar lebih jelas, habis ini saya berikan sedikit penjelasannya satu per satu, ya. Tapi misal kurang tepat, ya, mohon maaf, karena ini hanya penjelasan ala kadarnya seenak jidat dan bathuk saya.

Jidat karo bathuk kui podo wae, ndes!

Oiya! Yowes, lanjut….

Pertama, ada kampus pusat yang berada di Jalan Ir. Sutami 36A, Kentingan, Surakarta. Setahu saya, kampus ini menjadi kampus terluas yang dimiliki UNS. Dengan luas total sebesar ±60 hektar, kampus yang terletak di jalan utama Solo – Surabaya ini menjadi tempat bernaungnya gedung – gedung pusat dari 10 fakultas serta program pasca sarjana yang ada di UNS.

Kedua, ada kampus Manahan yang lokasinya ada di sebelah utara Stadion Manahan ( lah, pie to iki, nulis e ). Intinya adalah, kampus ini deket banget sama Stadion Manahan [titik]. Kampus Manahan menjadi kampus dari anak – anak Pendidikan Ilmu Keolahragaan. Dulu, kampus Manahan masih menjadi bagian dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), tapi per Agustus 2018 lalu, sudah resmi menjadi fakultas sendiri dengan nama Fakultas Keolahragaan (FKOR).

Fakultas Keolahragaan (FKOR) UNS Solo

Kampus ketiga, ada kampus untuk anak – anak PGSD dan PG-PAUD yang lokasinya berada di daerah Kleco. Kesan pertama saya dulu pas tahu lokasi kampus ini adalah :

“Penak, yo, kuliah nang kene. Balik kuliah opo pengen mbolos ora bingung meh dolan nandi.”

Lha, kok?

DEKET BANGET SAMA MOLL, GAES!

Selain mall, kampus PGSD dan PG-PAUD Kleco juga di kelilingi dengan banyak fasilitas publik lain. Tinggal jalan 5 langkah ke arah barat, langsung ketemu-lah itu sama mall yang saya maksud, yaitu mall Solo Square. Jalan 5 langkah ke arah timur, ketemu Stasiun Purwosari. Lima langkah ke utara, ketemu pangkalan bus. Nambah beberapa langkah lagi, nyebrang jalan ke utara, ketemu Rumah Sakit Panti Waluyo. Hmmm, beruntunglah wahai engkau, anak-anak PGSD dan PG-PAUD Yu-En-Es!

Kampus PGSD UNS Solo Kleco
Sebelah barat kampus ini ada Solo Square

Keempat, ada kampus Pabelan. Kampus yang secara administratif masuk ke Kabupaten Sukoharjo ini menjadi kampus dari anak-anak jurusan Pendidikan Teknik Mesin (PTM), Pendidikan Teknik Bangunan (PTB), serta Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK). Meskipun terletak agak jauh dari kampus pusat, tapi kampus Pabelan bisa dibilang cukup strategis juga. Deket Transmart dan dikelilingi banyak rumah sakit. He…

Kampus kelima, sekaligus menjadi kampus terjauh dari kampus pusat UNS, ada kampus PGSD Kebumen. Berhubung lokasinya jauh dan saya belum pernah mampir kesini, jadi saya enggak bisa cerita apa – apa. Salut aja, sih, sama anak – anak PGSD Kebumen yang kadang harus rela jauh – jauh ke kampus pusat UNS Solo buat urusan perkuliahan. Mulai dari OSPEK, KRSan, minta tanda tangan buat skripsian, sampai hadir di acara wisuda yang hanya dilakukan di auditorium kampus pusat Kentingan. Kowe – kowe kabeh pancen ngeten!


Terakhir, ada kampus Ngoresan, Tirtomoyo, serta Mesen. Tapi sekarang, ketiga kampus ini sudah tidak digunakan lagi untuk proses perkuliahan, karena aktivitas dari mahasiswa di kampus Ngoresan, Tirtomoyo, serta Mesen sudah dipindah ke kampus pusat sesuai fakultas masing-masing. Khususon untuk kampus Ngoresan, kayaknya masih dipakai sama anak-anak Pendidikan Seni Rupa, ding. Jadi studio buat bikin dan nyimpen karya – karya mereka, kalau tidak salah.

Update bulan April 2019 : Kampus Ngoresan sekarang digunakan untuk proses perkuliahan anak-anak FSRD. 

Kampus Tirtomoyo yang akan dibangun menjadi kompleks sekolah vokasi UNS

Nah, itu dia sedikit penjelasan dari beberapa kampus yang dimiliki oleh UNS Solo. Intinya, enggak semua jurusan bakal melakukan proses perkuliahan di kampus pusat UNS Kentingan. Jadi buat adek – adek ataupun orang tua dari calon mahasiswa baru UNS, besok kalau pas daftar ulang jangan buru – buru langsung nyari kost’an atau kontrakan di deket kampus pusat dulu, yes! Dipastiin lagi, kalian keterima di jurusan apa. Biar enggak sia-sia.

Karena dari beberapa pengalaman yang pernah saya denger, banyak juga yang sering “kecelik” dengan urusan per-kost-kost-an dan per-kontrak-an ini. Udah nyari kost di daerah kampus Kentingan, lha jebul kuliah e nang Pabelan. Yo uwadoh bizzanget kui, bosque…!!!

Ya, untungnya jurusan saya dari dulu lokasinya di UNS Kentingan. Jadi enggak bingung dan ribet pas nyari kost’an. Satu hal yang membuat saya bingung, malah dulu pas awal – awal mau daftar dan masuk UNS.



UNS ki Universitas Negeri Solo? Opo, Universitas Negeri Surakarta?
Tapi, kok, kedua nama itu enggak ada di daftar kampus yang ikut SNMPTN, ya?



UNS KUI UNIVERSITAS SEBELAS MARET, NU…
Sumpah, ini saya di ketawain temen kelas jaman SMA, pas enggak tahu kepanjangan dari UNS.



E…sekalinya udah keterima di UNS, timbul pertanyaan lagi.



Universitas Sebelas Maret kok singkatannya jadi UNS?
Ra mashook, noh, Pak Eko?



Well, ternyata oh ternyata, singkatan dari mantan kampus saya ini juga punya sejarahnya sendiri. Menurut website resmi UNS, saat pertama kali di dirikan pada tahun 1976, kampus dengan almamater berwarna “biru telur asin” ini dulunya bernama Universitas Negeri Surakarta Sebelas Maret dan disingkat menjadi UNS Sebelas Maret. Baru di tahun 1982, sesuai dengan Keputusan Presiden RI No. 55 Tahun 1982, di ubah menjadi Universitas Sebelas Maret saja, namun untuk singkatan tetap menggunakan akronim UNS. Bukan USM.

Paham?

UNS itu Universitas Sebelas Maret. Adanya di Solo, bukan di Semarang.

Karena enggak sedikit juga masyarakat yang sering salah nyebut UNS, dikira UNNES Semarang. Parahnya lagi UNS dikira UNESA Surabaya. Jauh banget, sampai Surabaya. UNS jadi kampus AKAP ini? Antar Kota Antar Provinsi?

***

Kembali ke topik! Malah jadi mbleber mbahas macem – macem gini. Langsung saja, berikut ada daftar 11 transformasi fisik dari kampus pusat UNS versi wisnutri(dot)com. Daftar transformasi di bawah ini tak buat dengan patokan setelah saya lulus kuliah di akhir tahun 2015 lalu, ya. Singkatnya, kesebelas bangunan yang saya tuliskan, baru direnovasi –atau bahkan baru dibangun, setelah saya lulus dan berstatus sebagai alumni.

1. Videotron
Videotron ini menggantikan fungsi papan pengumuman berukuran ekstra besar yang sering digunakan untuk mempublikasikan agenda kampus maupun “ucapan selamat” ( contoh : ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri, Selamat Datang Mahasiswa Baru, dsb ) dari pihak UNS. Letaknya ada di depan gerbang kampus.

Videotron UNS Solo
Jam 05.30 pagi. Videotronnya belum nyala. Ehe...

Komentar saya : Keren! Enggak seperti baliho yang hanya menampilkan satu desain poster “diam”, videotron ini mampu menghadirkan tampilan visual yang dilengkapi dengan animasi maupun transisi, sehingga bisa lebih menarik perhatian orang – orang yang kebetulan lewat di depan kampus. Apalagi di depan kampus UNS itu pas banget ada bangjo (baca : lampu lalu lintas). Jadi ketika para pengguna jalan raya berhenti kena lampu merah, bisalah, sesekali melirik videotron di depan kampus UNS. Siapa tahu ada event atau info menarik di hari itu.

2. Halte Bus Kampus
Transportasi murah meriah untuk keliling kampus pusat UNS, ada bus kampus dengan tarif flat hanya Rp 1.000,- saja. Tapi kalau sekarang saya kurang paham, sih. Tarifnya masih seribu apa tidak. SEMOGA MASIH. Hehehe… Jujur, bus kampus ini membantu mobilitas banget. Apalagi buat civitas UNS yang tidak menggunakan transportasi pribadi untuk ngampus seperti saya dulu. Terima kasih Tayo UNS ku…

Halte Bus Kampus UNS Solo

Halte Bus Kampus UNS Solo

Komentar saya : Alhamdulillah, sekarang para penunggu bus kampus jadi enggak kepanasan lagi.

3. Peta UNS
Sepengetahuan saya ada 2 buah peta. Satu di gerbang depan sebelah barat ( di trotoar arah jalan masuk ) yang biasa dijadikan untuk menunggu bus kampus, serta satu lagi ada di gerbang belakang di sebelah barat gedung Biro Kemahasiswaan UNS.

Peta UNS Solo

Komentar saya : Lah, ini peta buat apa, ya? Oh, untuk memudahkan para kaum “pendatang” yang sedang berkunjung ke UNS, mungkin…

( ( ( M.U.N.G.K.I.N ) ) )

4. Papan Penunjuk “Baru”
Awal – awal saya masuk hingga lulus dari UNS, papan penunjuk ini bentuknya kotak besar dengan warna abu – abu dan tulisan putih. Cat-nya pun terlihat sudah memudar karena termakan usia dan pengaruh cuaca. Pokok ‘e yen di sawang kui, ra menarik blas! Tapi kalau sekarang sudah bagus. Instagramable lagi…!!!

Papan penunjuk arah UNS Solo

Komentar saya : Instagramable. Berasa papan penunjuk di lokasi wisata gitu.

5. “Landmark” di Depan Rektorat
Ada tulisan “UNIVERSITAS SEBELAS MARET” berwarna biru serta 10 tiang untuk mengibarkan panji – panji UNS dan 11 fakultas yang ada.

Rektorat UNS Solo

Komentar saya : Jujur, saya lebih suka halaman depan rektorat yang dulu. Bersih – polos tanpa ada tambahan “landmark” seperti yang saya tuliskan. Maaf Yu-En-Es, untuk kali ini, saya NO. Nggak tahu kalau Mas Anang? *lah?

6. Desain Gedung FSRD
FSRD alias Fakultas Seni Rupa dan Desain itu juga termasuk fakultas baru di UNS. Terakhir, sebelum berpisah, mantan fakultas saya ini bernama Fakultas Sastra dan Seni Rupa. Mungkin karena singkatannya yang susah diucapkan, FSSR (efeseseseser), fakultas ini memutuskan untuk berpisah dan menjalani kehidupan baru, sesuai pilihan masing – masing *LOL – ini ngaco parah – jangan percaya*

Jurusan – jurusan sastra disatukan menjadi Fakultas Ilmu Budaya (FIB), sementara jurusan yang berbau seni rupa berdiri sendiri menjadi Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD).

Daaaan, saya serta teman – teman yang wisuda di bulan September 2015 lalu ( jebul wis suwi, ya ) menjadi angkatan pertama setelah FSRD resmi menjadi fakultas baru di UNS.

Sebenarnya ada beberapa bangunan baru lainnya di FSRD UNS, tapi yang cukup menarik perhatian saya adalah desain lobi berbentuk segi tiga ini. Jaman saya masih kuliah, lobinya biasa banget. Hanya semacam lorong kecil dengan tambahan tempat duduk cor semen di sebelah kanan-kirinya.

Fakultas Seni Rupa dan Desain FSRD UNS Solo

Fakultas Seni Rupa dan Desain FSRD UNS Solo

Komentar saya : Apik lah! Dabest, pokoknya! Sukses terus FRSDque!

7. Perpustakaan UNS
Jujur-jujuran lagi, nih. Dulu sempet enggak percaya kalau bangunan di belakang auditorium itu ternyata gedung perpustakaan UNS. Apalagi pas beneran masuk dan berjalan ke ruangan yang ada rak – rak bukunya. Ya Allah…

Kaya’ bukan perpustakaan dari world class university banget lah. Ditambah lagi dengan suasana taman di tengah – tengah perpus yang juga enggak kalah “bikin sedih”.

Satu-satunya ruangan yang menurut saya nyaman di perpustakaan itu cuma ruang SAT. Ruang komputer ber-AC yang ada akses internetnya. Ya, semacam warnetnya mahasiswa UNS begitu, tapi gratis.

Alkhamdulillah, setelah saya lulus, perpustakaan UNS akhirnya di renovasi. Yang semula hanya 2 lantai, sekarang jadi 8 lantai. Yang awalnya “tak terlihat”, kini jadi gedung paling mencolok di kampus pusat UNS. Yang awalnya cuma ada tangga, sekarang ada lift-nya juga. Sayang, saya belum pernah masuk kesana. Lha wis ra dadi mahasiswa ‘e. Pan-kapan, dah!

Perpustakaan Baru UNS Solo

Komentar saya : Apik lah! Dabest, pokoknya! Sukses terus perpustakaanque! Semoga koleksi bukunya juga makin banyak dan komplit!

8. Lembah Teknik
Sebuah area di sebelah barat daya Gedung Rektorat, dekat Fakultas Teknik. Areanya tidak terlalu luas, tapi nyaman digunakan untuk beraktivitas.

Lembah Teknik UNS Solo
 Lembah Teknik UNS

Komentar saya : Setelah di renovasi jadi makin luas dan cakep. Sekarang juga ada tambahan kolam ikannya, lho. Hehehe…

9. Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM)
Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) UNS merupakan hasil proyek kerjasama antara UNS dengan Kementerian PUPR di tahun 2015. Mengutip dari detik.com, proyek dengan anggaran sebesar Rp 13,5 miiliar ini bertujuan untuk menyediakan pelayanan air minum bagi civitas UNS, sekaligus mengurangi limbah plastik yang sering dihasilkan dari bungkus air mineral dan sejenisnya.

SPAM UNS Solo
 Water tap di bawah menara Water Reservoir yang tidak bisa digunakan

Komentar saya : Kalau boleh ngasih skor, proyek SPAM ini tak kasih nilai 10/10. Tapi ini untuk awal – awal dulu, pas SPAM selesai dibangun dan masih baru di lingkungan kampus UNS. Karena sekarang ada beberapa dispenser serta water tap yang rusak dan tidak berfungsi, jadi kalau mau ngasih skor 10 bulet lagi, kok kayaknya sayang banget.

Nah, water tap dan dispenser yang rusak ini saya temukan di beberapa titik. Ada di gedung GRHA UKM, Student Centre, dan water tap di bawah menara Water Reservoir. Ya, semoga bisa segera diperbaiki, biar dispenser dan water tap yang ada tak hanya jadi pajangan penambah estetika kampus semata. *I’m begging you, campus UNS*

10. Trotoar
Dulu, trotoar di UNS itu hanya ada di sisi jalan tertentu saja, seperti dari boulevard sampai depan rektorat, kemudian dari gerbang belakang sampai perempatan Fakultas Kedokteran. Tapi sekarang, panjang trotoar untuk pejalan kaki ini sudah bertambah dan bisa ditemukan hampir disetiap sudut UNS. Buat jalan kaki, oke, buat jogging santai juga bisa. Apalagi kampus pusat UNS itu banyak pohon besar dan rindang. Beuh, jogging soremu dijamin makin syahdu, sahabatku! *padahal yang nulis ini juga udah enggak pernah jogging lagi (¬‿¬)

Trotoar UNS Solo

Trotoar UNS Solo

Komentar saya : Kerenlah! Mantaplah!

11. Danau UNS
Terakhir, ada transfromasi paling legend – fenomenal di kampus UNS pusat baru-baru ini, yaitu danau UNS. Lokasinya ada di sebelah timur gedung rektorat dekat dengan Fakultas Pertanian. Sebelum di revitalisasi, jangan harap kalian akan melihat kondisi danau yang bersih, luas, dan penuh air seperti sekarang (kalau ini tergantung musim juga, sih, ehe...). Pokoknya, memprihatinkan sekali. Kalau mau lihat seperti apa kondisinya, mungkin kalian bisa baca tulisan saya di arsip tahun 2014 lalu, di link berwarna biru ini. Meskipun pernah dilakukan pengerukan untuk mengurangi sedimentasi di danau, tapi nyatanya, hal ini kurang efektif untuk menanggulangi proses pendangkalan di danau UNS.

Nah, saya lupa, kapan tepatnya proyek revitalisasi ini dimulai. Tapi proses revitalisasi ini baru selesai dikerjakan pada awal tahun 2019 ini dan baru diresmikan oleh Pak Ravik Karsidi selaku Rektor UNS, pada tanggal 9 Maret 2019 lalu.

Revitalisasi Danau UNS Solo

Revitalisasi Danau UNS Solo

Komentar sok bijak saya : Alkhamdulillah, sekarang danau UNS jadi cantik dan enggak “malu-maluin” pas di lihat “orang luar”.

Komentar asli dari lubuk hati : Yes! Nambah spot foto kece buat feed IGe!

***

Sebagai penutup dari blog post kali ini, saya --Wisnu Tri Yulianto Arif-- selaku mantan mahasiswa yang pernah mengenyam bangku kuliah di UNS Solo dan sekarang berprofesi sebagai admin sekaligus buruh serabutan di blog wisnutri(dot)com mengucapkan :

SELAMAT BER-SEBELAS MARET, WAHAI KAMPUS SEBELAS MARET!
SEMOGA TETAP JAYA DAN SELALU MENGUDARA...

***

P.S : Foto saya ambil pada tanggal, 9 Maret 2019 pagi. Jadi suasana kampus masih sepi. Di beberapa spot juga mungkin akan terlihat tratag atau tenda yang saat itu masih digunakan untuk rangkaian acara Dies Natalis UNS Solo yang ke 43. Hehe.

You Might Also Like

32 comments

  1. uwaaaaaaaah dulu aku sempet ngekos harian di sebelahnya uns, yang deket FIB

    aku pas ke solo ndak mampir muter2 uns. padahal pengen weruh
    ya semoga nanti bisa ikutan seminar nasional yang diadain di Solo, hoho

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tak kira nginep di tempat (calon) mertua, Ros. Wkwkwk

      Aamiin, semoga bisa ikutan seminar dan keliling UNS

      Hapus
  2. Jadi nama Sebelas Maretnya emg ngambil dari tanggal berdirinya kampus ini atau Sebelas Maretnya Pak Harto? 🙄

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tanggal berdirinya kampus lah mas. Kayak e UNS juga enggak ada sangkut pautnya sama supersemar e Pak Harto. Hehe

      Hapus
  3. aku jek kadang mengira nama UNS dari surat kontroversial 1966 itu hehe
    ternyata bukan je
    aku cuma pernah lewat di Jalan Utama Solo-SBY gede banget
    cuma bayangin 11-12 sama UB
    klo kampusku dulu mah kecil

    UNS ini hampir smua ada ya
    FKIP kedokteran dan lain sebagainya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, aku belum pernah ke UB. Jadi nggak bisa mbandingin seberapa gedenya kampus itu.

      Hooh mas. Tak sebutke ya, sekarang UNS punya 11 fakultas. Siapa tau ada yang butuh info. Haha

      FT-FSRD-FEB-FIB-FISIP-FH-FKIP-FK-FMIPA-FP-FKOR

      Hapus
  4. sayang2 SPAM Rp 13,5 miiliar malah rusak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadi nggak bisa dipakai :(

      Hapus
    2. mending yg di Taman Bungkul Surabaya. masih bagus, masih bisa minum. hehe

      Hapus
  5. Anda patut jadi mahasiswa teladan mas...ha..ha
    Iki ngampus lagi kenapa e..ada adik kelas kayaknya...😁😁

    Pertama, aku baru ngerti yen ada kampus uns di kebumen. Jauh banget yaa...sama kampus induk mksd e

    Kedua, baru ngerti sejarah e UNS ya di postingan ini.


    Yang jelas ntar klo anakku udah gede..UNS ini tetep tak suruh jadiin pilihan...selain ugm. Deket seko jogja...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wahaha, adek kelas juga bisa jadi alasan mbak. Tapi alasan utamanya adalah "MUMPUNG GEK NANG SOLO". Jadi ya, masih sering mampir kampus.

      Wah, bisa...bisa. Jogja-Solo juga deket, jadi kalau anak-anak e Mbaj Sulis mau pulang kampung gampang :D

      Hapus
  6. Lah, jauh juga kalau ada di Kebumen. Haha. Jadi inget temen dari luar Jakarta yang kaget kalau ada UI di Salemba. Dia ngotot kalau UI tuh di Depok, padahal jelas-jelas itu bukan kampus utamanya. Itu cuma buat jurusan tertentu. Hadeh.

    Kampus saya dulu boro-boro menyediakan papan penunjuk, SPAM, bus, apalagi danau. Dapet kelas yang AC-nya bener aja udah syukur. Sering banget rusak dan cuma jadi pajangan. Oke, kampus swasta yang biasa aja jangan disamakan sama negeri, Yog. Wqwq.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salemba masuknya daerah mana itu, Yog? Sering denger, tapi nggak tau pasnya daerah mana. Hahaha

      Yailah, kalau masalah AC, mah, di kampusku kurang lebih juga sama. Pas dinyalain cuma bunyi kreteg-kreteg doang, adem kagak xD

      Hapus
    2. Salemba itu adanya di jalur Jatinegara - Senen, mas.

      Hapus
  7. Tampilan gedungnya cukup menarik ditambah untuk menghirup udara segar pun masih dapat jika pagi hari.. Intinya tak kalah hebat sama kampus-kampus yang ada Dijakarta..😄😄

    BalasHapus
  8. Haa yang di Kebumen mau ngurus birokrasi musti niat seniat-niatnya itu. Semoga sampai kampusnya pun nggak pakai kecelik.

    Wah mantan mahasiswa sedang mengamati sudut-sudut kenangan di kampusnya wkwk. Aku jadi pingin juga nulis tentang mantan kampus ~ UNY dan segenap kulinerannya di sekitar fakultas. Aku pernah suatu ketika masuk fakultasku dulu pas mau legalisir ijazah wkwk, jadi kaya orang asing gitu lho. Banyak banget yang berubah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo di tulis mbak. Bener berati, ya, setelah lulus kampus itu bakal banyak berubahnya. Lebih bagus, biasanya. Hehe.

      Hapus
  9. Keren kampusnya Gan. Arsitektur bangunannya keren2 Gan. Makasih gan

    Salam www.abdulmajid.id

    BalasHapus
  10. Yakin nih kalo rektornya lihat ulasan kampus UNS ditulis alumninya, mas Wisnu bakalan dapat apresiasi .. hehehe.

    Seandainya danau itu dilengkapi fasilitas piknik oke juga viewnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yah, jangan mas. Ini kan danau di lingkungan kampus. Biar seperti itu saja. Nggak usah dikasih fasikitas piknik

      Hapus
  11. Kampusnya bagusm berkat foto-foto yang Mas Wisnu ambil sendiri, jadi yang baca bisa lihat secara keseluruhan kampus UNS kayak apa. Duh, itu kampus ideal banget. Lingkungan yang asri dan ada area tambahan, pls bus keliling. Dan kampusnya banyak uga. Sukses untuk UNS, ya. Pastinya bangga bisa kuliah di sana. Gedung perpustakaannya juga menunang banget.

    BalasHapus
  12. Woalah.. Njero UNS saiki ngene tah.. Uwis suwi g mlebu.. haha

    Tapi emang transformasi tempat kuliah iku bakal berkesan.. Apalagi yen ada foto dulu dan sekarang..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jan'e kepikiran buat foto dulu sekarang, tapi nggak ke kejar buat googling + ngedit foto ne mas. Akhir e cuma pakai foto "sekarang" tok. Hehe

      Hapus
  13. Kampus UNS ini banyak juga ya lokasinya. Tapi saya cuma bisa melihat dari internet aja mas Wisnu. Belum tau kapan bisa ke Jawa liat kampus UNS. Di Makassar kalo kampus negerinya yang UNM ada yang bangunannya justru jadi icon kota Makassar. Coba deh googling Gedung Phinisi UNM. Banyak yang foto-foto disitu juga. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga bisa segera ke Jawa mbak. Waiya, gedung e bagus banget itu. UNS nggak punya gedung se-artistik itu :(

      Hapus
  14. Keliatan gede mah UNS ini. Keliatan dari petanya :D.

    BalasHapus
  15. ugh Desain Gedung FSRD kewreeeen bangeeettt, Mas.. kaya bukan kampus nih

    BalasHapus

Yakin udah di baca? Apa cuma di scroll doang?
Yaudah, yang penting jangan lupa komen yes?
Maturnuwun ^^

Member Of

Warung Blogger

Total Viewers